Mission Trip 28 Juni – 7 Juli 2011 – Day Five

BALE ENDAH, Sabtu, 2 Juli 2011

Pada hari yang kelima, team dibagi menjadi empat team. Dua team pertama sama-sama berkunjungan ke daerah Sapan. Jemaat daerah ini dibawah penggembalaan GKKD Majalaya. Ada tiga keluarga yang berhubungan dengan GKKD, satu keluarga letak rumahnya sangat jauh sehingga team dibagi menjadi dua untuk daerah ini. Team pertama yang beranggotakan Alit, Arnold, Esther, dan Humisar melakukan survey kepada anak-anak. Ada sedikit kendala karena Pak Daniel, gembala GKKD Majalaya sedikit terlambat untuk menjemput kami. Pukul 13.00 WIB kami baru berangkat, dan pukul 15.00 WIB kami baru efektif bergerak ke lokasi masing-masing.

beberapa anak-anak yang diberi les pelajaran

Kami melakukan survey agar bisa tahu kebutuhan apa yang harus diprioritaskan untuk dipenuhi de daerah ini. Hasil survey singkat kami ialah anak-anak di sini sangat sekali perlu diajar bahasa inggris dan matematika dilihat dari hasil raportnya. Les yang kami adakan terbuka untuk semua agama dan kalangan. Sebanyak 12 anak-anak berhasil kami kumpulkan untuk mengikuti les ini, dan dibagi-bagi berdasarkan usia mereka. Waktu les hingga pukul 18.00 WIB. Setelah itu kami berkumpul bersama anak-anak tuan rumah, Pak Manulang. Keempat anak Pak Manulang, seperi keluarga-keluarga sebelumnya kurang mendapat perhatian adri ayah mereka, karena terlalu sibuk untuk bekerja sehingga mereka suka mencari perhatian.

Sedangkan team kedua yakni Tanti dan Peter melakukan kunjungan ke salah satu jemaat yang rumahnya cukup jauh dari jemaaat yang lain tetapi masih di daerah Sapan. Keluarga Manulang (berbeda dengan keluarga yang pertama), sehari-hari mengandalkan penghidupan dari usaha bengkel. Keluarga ini memiliki lima orang anak, anak pertama akan melanjutkan ke bangku kuliah, anak kedua dan ketiga masih duduk di bangku SMA dan SMK beserta kedua anak kembar mereka yang masih berusia empat tahun. Anak pertama dan kedua akan diajak ke seminar motivasi mengingat mereka memiliki banyak kekhawatiran akan masa depan dan sering merasa rendah diri. Dalam kunjungan ini, kami lebih menekankan pentinganya peranan keluarga dalam mendukung pencapaian visi hidup anak-anaknya.

Team ketiga yakni Franklin danTesa tiba di usaha pembiakan jamur merang yang dimiliki oleh keluarga jemaat GKKD Majalaya, BapakKengkeng. Setibanya di tempattersebut, kami diajak berkeliling oleh Pak Kengkeng untuk memperlihatkan keadaan dan proses pembiakan jamur. Hal pertama yang paling menarik perhatian adalah aroma seperti keju yang menyambut kedatangan kami.

Pak Kengkeng dan usaha pembiakan jamur

Pembiakan jamur ini diusahakan di sebuah gedung yang sebelumny amerupakan pabrik yang dimiliki oleh saudara Pak Kengkeng, namun karena daerah tersebut memang rawan pencurian, maka pabrik tersebut berhenti beroperasi dan gedung tersebut dipinjamkan kepada Bapak Kengkeng. Usaha pembiakan dimulai sekitar 7 bulan yang lalu. Selama jangka waktu 7 bulan  yangdilewati, ternyata usaha ini belum balik modal.

Keunikan dari pembiakan jamur yang dimiliki Pak Kengkeng adalah bahwa usaha ini memproduksi jamur mulai dari proses awal. Saat ini, Pak Kungkung sedang mengusahakan kualitas spora dan takaran air campuran media terbaik.

Team keempat yang beranggotakan Josephine, Marselina, Poltak dan Royanto melayani anak – anak remaja yang ada di jemaat GKKD Majalaya. Jumlah anak yang diajari ada 9 orang dengan satu orang adalah anak dari Pak Daniel dan Ibu Yuli yang bernama Dali.

Anak-anak yang mendapat pelajaran bahasa Inggris

Mereka sangat antusias ketika akan diajari bahasa inggris. Pelajaran bahasa inggris diawali dengan perkenalan. Masing-masing dari mereka memperkenalkan diri mereka dalam bahasa inggris. Setelah perkenalan, kelompok belajar pun dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok yang pertama adalah kelompok anak-anak yang sudah duduk di sekolah menengah pertama. Mereka berjumlah dua orang, sedangkan anak lainnya belajar yang lebih sederhana. Kelompok yang berjumlah dua orang ditangani oleh Josephine. Mereka belajar  mengenai seperti Tenses, seperti Present Tense, Past Tense, hingga Perfect Tense.

Advertisements
%d bloggers like this: