Open House Sion 2011 (20 Agustus 2011)

Pada hari Sabtu, 20 Agustus 2011, sekitar lima hari sebelum libur lebaran, Sion  mengadakan open house di Aula Timur ITB. Persiapan yang telah dilakukan selama berminggu-minggu dan doa yang terus-menerus dinaikkan akan menemui puncaknya di hari ini. Bukan demi kesuksesan acara, namun semata-mata agar sebanyak mungkin 2011 yang mengenal Yesus.

Kami mengadakan ibadah raya bertemakan “My Destiny“. Ibadah ini adalah rangkaian acara penerimaan mahasiswa baru 2011 PMK ITB. Puji Tuhan, Dia telah memberikan slot waktu yang tepat bagi acara ini, sehingga kampus-kampus pengembangan seperti Unpar, ITHB, dan Unpad juga dapat ikut serta.

Acara dimulai pada pukul tiga sore, diawali dengan paduan suara Sion Ministry. Paduan suara yang khusus dibentuk untuk acara ini telah berlatih sekitar tiga kali selama dua jam dan membawakan beberapa lagu dengan penuh syukur dan sorak-sorai. Para penari juga ikut memberikan penyembahan kepada Tuhan.

Suasana Ibadah di Open House

Setelah itu, para pekerja angkatan 2010 menceritakan Kasih-Nya lewat sebuah drama-tarian (skit) yang diiringi lagu “You’re All I Want” oleh Lifehouse. Drama yang juga dimainkan pada OH dua tahun lalu ini menceritakan betapa manusia tidak bisa berjuang sendiri melawan dosa, sekeras apa pun ia mencoba, dan pada akhirnya Yesus sendiri yang menyelamatkan kita.

Kotbah di Open House Sion kali ini dibawakan oleh Parlin Sianipar. Hal yang disampaikan adalah bahwa Allah memiliki maksud yang besar bagi tiap-tiap orang. Dia menyiapkan rancangan yang besar dan rencana yang telah Dia siapkan jauh melebihi rancangan kita. Oleh karena itu, setiap mahasiswa baru diajak untuk menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan dan menangkap tujuan hidup yang telah Tuhan sediakan.

Puji nama Tuhan, segala kerja keras selama beberapa bulan terakhir tidak sia-sia. Ada 74 mahasiswa yang datang dan ada sekitar 20 yang maju saat altar call. Saat ini, mereka sedang terus di-follow up oleh para pekerja. Mari kita tetap tekun berdoa agar buah jiwa yang dihasilkan tersebut akan terus bertumbuh dalam pengenalan akan Yesus Kristus dan pada waktunya juga menjadi pekerja Tuhan.

Advertisements
%d bloggers like this: