SPRINT- Spiritual Intelligence

This slideshow requires JavaScript.

Syalom teman2 😀

Nama saya Acintya, MA 2010. Saya mau share berkat dari apa yang Tuhan Yesus lakukan di acara Sprint Juni lalu. Sprint dipanjangkan sebagai Spiritual Intelligence, suatu event penjangkauan dari pelayanan Sion Ministry untuk anak-anak SMA kelas 3 khususnya yang akan mengikuti Ujian Saringan Masuk ke perguruan-perguruan tinggi. Kami percaya ada suatu jendela waktu yang begitu luar biasa untuk melakukan Amanat Agung ketika dalam situasi yang penuh ketidakpastian sebelum memasuki perguruan tinggi, pelajar SMA bisa diperkenalkan kepada Yesus, Pengharapan Kemuliaan itu.

Ceritanya dimulai ketika kami mengalami situasi yang penuh kemustahilan dalam masalah perijian gedung. Gedung yang mau kita pakai itu adalah Aula Timur ITB yang berkapasitas 300-400 orang. Entah kenapa proposal surat perijinan yang kami telah masukkan jauh-jauh hari teroper-oper dari satu tangan ke tangan yang lain. H-15, surat ijin itu keluar. Masalahnya tanggal disurat ijin itu telat satu minggu dari tanggal yang sebelumnya kami minta. Mengira ini salah ketik, divisi perijinan menghubungi pihak berwenang mengenai ini. Dan ternyata database perijinan ruangan ITB mengatakan bahwa Aula Timur telah dipakai oleh IA-ITB pada hari itu. Dan kita memang terdaftar, tetapi lewat 1 minggu dari hari yang dimaksudkan.

Kami panitia mencari wajah Tuhan mengenai ini karena leaflet telah dicetak, ratusan publikasi telah disebar dan sangat tidak memungkinkan untuk mengganti tanggal atau tempat SPRINT berlangsung. Apalagi kita harus bersaing dengan IA-ITB u/penggunaan Altim? Rasanya mustahil sekali.

Suatu kali dalam saat teduh saya, Tuhan berfirman tentang :

Kis 23 : 11

Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: “Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.”

dan

Satu ayat lagi Tuhan ingatkan pada saya adalah Maz 32 : 8

Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu.

Melalui ayat-ayat ini, gw diberikan keberanian untuk percaya bahwa Bapa tidak akan meninggalkan kepanitiaan ini, tapi Ia akan menuntun kami pada jalan-jalanNya. Firman ini pun aku share saat persekutuan doa, supaya menara doa jangan berdoa 1 arah saja, melainkan berdoa dengan komunikasi 2 arah. Bukan doa yang terus menerus memohon tanpa mendengar kehendak Allah, tapi doa yang ngobrol dan mau mendengar kehendak Allah.

Tuhan berbicara lewat banyak penglihatan dan pernyataan ilahi bahwa kami akan mendapatkan perijinan untuk gedung A. Bukan itu saja, tetapi gedung A akan penuh dengan manusia dan mereka semua akan maju dalam altar call. Kami sungguh bersukacita walau apa yang kelihatan sepertinya begitu berlawanan dengan janji Tuhan. Divisi perijinan yang berusaha mengurus lagi gedung ini sesuai janji Tuhan dioper dari satu pihak ke pihak lain, yang terus mengatakan bahwa pintu telah tertutup. Tapi satu hal kami percaya, bahwa Tuhan punya otoritas atas bumi dan tiada yang mustahil bagi Dia.

Dalam kondisi seperti ini, Tuhan mengarahkan kami panitia untuk berdoa seperti orang Israel mengelilingi tembok Yerikho. Kami taat, dan setiap subuh kami berdoa mengelilingi Altim dan mengikat kuasa-kuasa kegelapan yang menghalangi acara Sprint ini spt janjiNya di Mat 12:29.

H-2, di pagi hari kami berdiskusi apakah kita akan mengambil ruangan GSG ITB yang tidak dipakai mengganti Altim. Disana iman kami diuji, apakah kami benar-benar berpegang pada janji Allah. Panitia dengan satu suara memutuskan untuk percaya janji Tuhan buat Altim ITB. Dan tiba-tiba, siang itu juga kami mendapatkan perijinan Altim!, Puji Nama Tuhan ! Dia tidak pernah ingkar janji. Bukan hanya itu saja, Altim memang penuh dengan 300-400 an pelajar, dan ketika Altar Call semuanya maju!

Seringkali tawaran dunia datang lebih cepat dan mencoba menggoda kita untuk menukarkan janji Allah. So, jika kita dalam posisi seperti itu, apakah kita mau sedikit lebih bersabar dan tetap setia untuk percaya? 🙂

Keep faithful in God!  -Acin-

Advertisements
%d bloggers like this: