KORPS 2012

Pada tanggal 16-27 Mei 2012 yang lalu, Sion Ministry mengadakan KORPS. Apa itu KORPS dan bagaimana kegiatannya? Berikut ulasannya.

Kemah Orientasi Pekerja Sion (KORPS) adalah kegiatan untuk membentuk pekerja-pekerja di ladang tuaian. Masa pelatihan ini dilangsungkan selama sepuluh (10) hari, yaitu pada tanggal 16-27 Mei 2012. KORPS terdiri dari enam (6) hari pengajaran intensif dan empat (4) hari ret-ret.

Yang menjadi peserta dalam KORPS adalah anak-anak muda dari berbagai kampus seperti ITB, ITHB, Unpar, ATPK, dll. Anak-anak muda ini adalah para murid di dalam kelompok pemuridan yang belum menjadi pekerja.

Apa saja kegiatannya?

This slideshow requires JavaScript.

I.             Pengajaran

Selama enam (6) hari pengajaran, para peserta diberikan materi-materi secara intensif untuk membajak roh, jiwa, dan tubuh.  Di dalam pengajaran ini pembajakan hati para peserta bertumpu pada doa korporat yang dilakukan setiap pagi yang dipimpin oleh peserta sendiri. Doa ini memahat hati peserta dengan apa yang menjadi isi hatinya Tuhan.

Materi-materi pengajaran yang diberikan adalah materi yang dapat langsung diaplikasikan oleh para peserta.  Materi terdiri dari 4 jari dalam roda pemuridan yaitu : Kesaksian, Fellowship, Doa, dan Firman Tuhan. Ke-empat hal ini langsung dipraktekan begitu diajarkan. Praktek yang paling utama dilakukan adalah tentang kesaksian dimana para peserta selalu pergi bersaksi (PI) setelah selesai sesi pengajaran di setiap harinya. Bersaksi diarahkan ke mahasiswa-mahasiswi.

Esensi yang ingin diberikan di dalam masa KORPS 2012 ini adalah tentang multiplikasi. Menjangkau jiwa lewat penginjilan dan pelipatgandaan melalui proses pemuridan. Pemuridan yang diajarkan adalah mengenai membentuk para penjala-penjala jiwa. Pergi menginjil dan have dominion over places.

II.            Ret-ret

Kembali kepada esensi utama dari penjangkauan, doa menjadi hal utama yang tidak boleh absen. Selama 4 hari 3 malam ret-ret dilakukan di dua tempat terpisah yaitu Villa Stefani di daerah Subang dan Camping Ground Capolaga di Cikole.

Selama 2 hari 2 malam, semua panitia, pekerja, dan peserta berdoa untuk jiwa-jiwa di kampus-kampus sampai kepada Indonesia. Rally doa ini sungguh membuat roh semua yang ikut menjadi terbakar-bakar kembali dan “panas” untuk bekerja di ladang tuaian. Isak tangis, erangan, dan teriakan dalam doa menjadi suasana yang sungguh tak terlupakan karena disitulah Tuhan membajak hati para pekerja sehingga semua orang rela memberikan semua hidupnya sebagai persembahan yang hidup bagi Tuhan.

Ret-ret di hari ke-3 adalah Full Day Outbound, dihari ini peserta diberikan materi-materi seperti “menembus kemustahilan”, “bekerja sama”, “fight for revival” dengan berbagai interaksi bersama di alam terbuka (games).

Penutupan ret-ret adalah api unggun di dini hari yang diakhiri dengan doa penumpangan tangan kakak PA ke anak PA. Sebelum pulang diadakan sesi baptisan air bagi yang belum di baptis. Baptisan mengambil tempat di curug Badak.

Demikianlah ulasan kegiatan KORPS 2012 🙂

Membajak hati pekerja bukan dengan tangan besi atau dengan meniru gaya ospek di himpunan atau organisasi dunia manapun. Tapi dengan sama-sama berlutut dan berdoa sekaligus mengerang agar hati setiap orang dijahit dan dipahat dengan apa yang menghancurkan hati Tuhan.

-To God be The Glory-

Advertisements