“Perilaku Loe Buat Gw Bete”

by Eddy Gunawan

Apakah karakter adalah suatu yang tidak bisa diubah? Jawabannya, bisa. Ya, karakter bisa diubah. Tidak ada alasan bagi kita untuk mempertahankan karakter atau sifat buruk yang kita miliki (Efesus 4:21-24). Tuhan Yesus berkuasa atas hidupmu, dia sanggup mengubahkan hal-hal yang kamu tidak sanggup ubahkan sendiri dengan kekuatanmu.

Mengapa orang sering kali bête? Mungkin teman-teman banyak yang tau bête biasanya digunakan untuk menggambarkan situasi hati yang tidak menyenangkan, biasanya karena orang atau kejadian tertentu. Lantas, perasaan kesal atau bête itu kemudian menghancurkan mood dan kemudian itu menghancurkan hari kita. ‘It ruins my day’

Sebenarnya Bete diawali dengan sikap hati kita yang terlebih dahulu menyimpan sesuatu yang salah. Saat seseorang memendam suatu kebencian atau kekecewaan, siapapun yang berbicara padanya seolah-olah salah. Semuanya menyinggung perasaannya. Di mana letak permasalahan? Ada di dalam hatinya yang telah pahit terlebih dahulu.

Bete juga bisa merupakan indikasi ketiadaan kasih. Dalam 1 kor 13:4-7 dijelaskan seperti apa itu kasih. “Ia(kasih) itu tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan  orang lain.” Kasih itu seperti pelumas yang melumasi hati kita. “Kasih menutupi segala sesuatu,” kata Firman Tuhan. Tanpa pelumas, sangat mungkin ada gesekan dalam hati kita. Oleh karena itu kita harus senantiasa dipenuhi oleh kasih Allah.

Kita juga perlu menjaga perkataan kita. Perkataan kita berkuasa. Jangan habiskan waktumu dengan mengatakan hal yang tidak penting yang bisa menyakiti orang lain, misalnya mem-bully ­ rekan kita atau mengejek dsb.

Apabila kita merasa ada sifat buruk yang masih belum diubahkan apa yang harus kita lakukan?

Serahkan itu pada Tuhan dan biarkan Dia mengubah hidupmu. Rendahkanlah dirimu di bawah tangan yang kuat. Kamu tidak bisa menang dari karakter burukmu dengan kekuatan sendiri. Strength apparts from God is an illusion! Dia sanggup mengubahkan hidupmu! ~CEA

Advertisements
%d bloggers like this: